Magnificent city, with its Gargantuan Eiffel Tower
Selama 2 hari saya explore keindahan paris, saya
merasa banyak sekali tempat-tempat wisata yang menarik di Paris, tetapi yang
paling menarik perhatian saya adalah Menara Eiffel, yang merupakan menara
tertinggi di paris dengan ketinggian 325 m (1.063 kaki). Waktu kecil, Menara
Eiffel yang menjadi ikon kota paris ini Cuma bisa saya lihat di layar kaca atau
hanya dapat membaca melalui buku-buku perjalanan, tapi hari itu saya benar
benar melihat menara Eiffel yang megah dengan rangkaian 18.083 rangakaian yang sempurna
yang membuat bentuk Eiffel menjadi semakin menawan. Pengunjung dapat naik ke
puncak menara Eiffel dengan menaiki lift atau dengan cara tradisional alias
jalan kaki, atau ngesot. saya mengurungkan niat untuk menaiki menara ini karena
antrian yang sangat panjang (bahkan sebelum waktu operasional di buka) dan
waktu yang sangat terbatas. perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan Metro,
Transportasi ini membantu sangat praktis dan sibuk, orang berlalu lalang di
sana sini dan kereta silih berganti datang untuk mengantar penumpang, jarak
kedatangan kereta sangat cepat!, hanya 2 menit dan tidak mogok pastinya,
sehingga kita dapat dipastikan sampai ditempat tujuan dengan tepat waktu, kami
berangkat dengan menggunakan kereta sibuk ini mengunjungi museum tempat lukisan
monalisa bersemayam, musée du Louvre. Dibagian depan museum beberapa pyramid
transparan, pyramid terbesar menjadi pintu masuk untuk melihat galeri seni. Untuk
tiket masuk, ada beberapa pilihan 12 EUR untuk melihat 1 tempat pameran yang
ditentukan atau 16 EUR untuk melihat keseluruhan lukisan. Jika backpacker mania
hanya ingin melihat lukisan legendaris karya Leonadrdo davinci ini saya
sarankan cukup membeli tiket seharga 12 EUR. Di ruangan ini ada beberapa pintu
masuk yang menghubungkan ke beberapa ruangan pameran, untuk jelasnya silakan
baca di ruangan informasi terdekat.
Di
pusat kota, terdapat Arc de Triomphe, yang merupakan
gerebang simbol kemenangan bangsa perancis, bangunan yang merupakan ide besar
dari napoleon bonaparte ini berbentuk seperti gerebang, seperti gapura di
Indonesia, ini merupakan salah satu kebanggaan penduduk perancis. Sepanjang jalan
dekat Arc de Triomphe merupakan daerah
pertokoan bagi kaum berduit, di jalanan banyak sekali seniman jalanan yang
menari atau untuk mencari perhatian para wisatawan, sangat menarik. Ada juga Place de la Concorde yang tempatnya tidak begitu jauh dengan musée du Louvre. Untuk makanan, saya di
ajak makanan ala afrika dan Nasi goreng ikan asin di sini (Loh?), karena emang
undangan dan rekomendasi dari teman yang tentunya gretongan heheh.
No comments:
Post a Comment