Tuesday, April 2, 2013

Magnificent city, with its Gargantuan Eiffel Tower






Selama 2 hari saya explore keindahan paris, saya merasa banyak sekali tempat-tempat wisata yang menarik di Paris, tetapi yang paling menarik perhatian saya adalah Menara Eiffel, yang merupakan menara tertinggi di paris dengan ketinggian 325 m (1.063 kaki). Waktu kecil, Menara Eiffel yang menjadi ikon kota paris ini Cuma bisa saya lihat di layar kaca atau hanya dapat membaca melalui buku-buku perjalanan, tapi hari itu saya benar benar melihat menara Eiffel yang megah dengan rangkaian 18.083 rangakaian yang sempurna yang membuat bentuk Eiffel menjadi semakin menawan. Pengunjung dapat naik ke puncak menara Eiffel dengan menaiki lift atau dengan cara tradisional alias jalan kaki, atau ngesot. saya mengurungkan niat untuk menaiki menara ini karena antrian yang sangat panjang (bahkan sebelum waktu operasional di buka) dan waktu yang sangat terbatas. perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan Metro, Transportasi ini membantu sangat praktis dan sibuk, orang berlalu lalang di sana sini dan kereta silih berganti datang untuk mengantar penumpang, jarak kedatangan kereta sangat cepat!, hanya 2 menit dan tidak mogok pastinya, sehingga kita dapat dipastikan sampai ditempat tujuan dengan tepat waktu, kami berangkat dengan menggunakan kereta sibuk ini mengunjungi museum tempat lukisan monalisa bersemayam, musée du Louvre. Dibagian depan museum beberapa pyramid transparan, pyramid terbesar menjadi pintu masuk untuk melihat galeri seni. Untuk tiket masuk, ada beberapa pilihan 12 EUR untuk melihat 1 tempat pameran yang ditentukan atau 16 EUR untuk melihat keseluruhan lukisan. Jika backpacker mania hanya ingin melihat lukisan legendaris karya Leonadrdo davinci ini saya sarankan cukup membeli tiket seharga 12 EUR. Di ruangan ini ada beberapa pintu masuk yang menghubungkan ke beberapa ruangan pameran, untuk jelasnya silakan baca di ruangan informasi terdekat.
  
Di pusat kota, terdapat Arc de Triomphe, yang merupakan gerebang simbol kemenangan bangsa perancis, bangunan yang merupakan ide besar dari napoleon bonaparte ini berbentuk seperti gerebang, seperti gapura di Indonesia, ini merupakan salah satu kebanggaan penduduk perancis. Sepanjang jalan dekat Arc de Triomphe merupakan daerah pertokoan bagi kaum berduit, di jalanan banyak sekali seniman jalanan yang menari atau untuk mencari perhatian para wisatawan, sangat menarik.  Ada juga Place de la Concorde yang tempatnya tidak begitu jauh dengan musée du Louvre. Untuk makanan, saya di ajak makanan ala afrika dan Nasi goreng ikan asin di sini (Loh?), karena emang undangan dan rekomendasi dari teman yang tentunya gretongan heheh.

No comments:

Post a Comment